Melipatgandakan Rezeki dengan Cara Bersedekah

Contribution

“Rizki saya belum cukup untuk menghidupi keempat anak dan istri saya? Jangankan untuk menyekolahi anak saya, untuk makan saja susah dek”.
——————————————————————————————————————-
“saya sudah berusaha semaksimal mungkin dek untuk mendapatkan uang yang banyak. Uang banyak akan membuat hidup saya bahagia, saya sudah memiliki 5 badan usaha dengann masing – masing usaha memiliki omset sebanyak 20 milliar. Tetapi itu belum cukup bagi saya. Saya belum merasakan kebahagiaan”.
——————————————————————————————————————-
Hai kawan, pernahkah teman – teman mendengar cerita tersebut?, cerita pertama dan kedua sangat berbeda tetapi masih kurang saja, cerita yang pertama menurutnya sudah berusaha semaksimal mungkin, cerita yang kedua menurutnya uang membuat hidup bahagia dan dia belum merasakan kebahagiaan”.

Pada cerita yang pertama dan kedua, banyak pertanyaan yang menggelitik di hati kita. Pertanyaan pertama, mengapa Allah memberikan rezeki berbeda – beda kepada hamba yang satu dengan hamba yang lain?. Kedua, apa sebenarnya tujuan Allah memberikan rezeki yang berbeda tersebut kepada hamba yang satu dengan hamba yang lain, mengapa tidak dipukul rata saja?.

Allah memberikan rezeki berbeda – beda kepada hamba-Nya dan tidak memukul rezeki sama rata kepada hamba-Nya karena Allah maha Adil atas setiap hambanya. Allah ingin melihat bagaimana usaha kita untuk menjemput rezeki. Hamba yang malas dan usaha, ya akan begitu – begitu saja rezekinya. Hamba yang rajin dan semangat, rezekinya ya sedikit lebih banyak dari yang hamba yang usahanya rata – rata. Bahkan Allah pun menyuruh agar sehabis shalat, kita harus bertebaran di bumi untuk mencari rezeki yang halal seperti dalam surah Al-Jumu’ah : 10.

“Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi (untuk mencari rezeki dan usaha yang halal) dan carilah karunia Allah, dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung.” (QS. al-Jumu’ah: 10)

Dalam surah Al – Jumu’ah : 10, Allah mewajibkan kita untuk bertebaran di muka bumi untuk mencari rezeki yang halal setelah kita menunaikan shalat. Jadi dari ayat tersebut, Allah sendiri yang suruh kita untuk menjemput rezeki yang sudah Allah berikan (menjemput ya bukan dateng tiba – tiba jatuh dari langit).

Allah pun menyuruh kita untuk mengingat Allah supaya kita beruntung. Kenapa Allah bilang supaya kita beruntung, karena dengan mengingat Allah kita akan selamat. Mengingat bukan hanya sekedar mengingat tetapi betul betul mengingat kesukaan dan ketidaksukaan Allah pada suatu hal. Misalnya : Allah tidak suka kalau kita berdagang, kita mengurang-ngurangi timbangan, Allah tidak suka kita mengambil hak orang lain, Allah tidak suka kalau kita korupsi, Allah tidak suka kalau kita tidak berkata jujur terhadap kondisi barang dagangan kita. Nah dengan mengingat Allah seperti itu, kita jadi mawas diri untuk tidak melakukan seperti itu, itu maksud dari mengingat Allah supaya kamu beruntung. Lalu kenapa beruntung? Ya karena dengan kita tidak melakukan hal yang tidak disukai Allah, kita akan beruntung dan selamat karena tidak akan ada orang yang menuntut barang dagangannya kurang timbangannya; tidak akan ada orang yang bilang ke temennya, engkongnya, ncinya, kokohnya kalau dagangan kita gak bagus (WOM Marketing). Itu maksud dari agar kita beruntung. Lalu dari mana agar kita tahu dan paham kesukaan dan ketidaksukaan Allah terhadap suatu hal, yaitu dengan cara membaca Al – Qur’an dan memahami maksudnya. Bukan hanya membaca tetapi meresapi betul setiap surah dan memahami maknanya.

Namun, ada juga yang usaha bangkrut terus, bukan karena dia malas tetapi karena keseringan ditipu, banyak aja kendalanya. Itu berarti Allah sedang menguji kesabaran dan keseriusan hambanya untuk menjemput rezeki. Atau boleh jadi ada yang salah dengan rezeki yang didapatnya. Didalam surah Adz-Dzariyat : 56, Allah menjelaskan maksud dan tujuan-Nya menciptakan jin dan manusia, Allah menciptakan kita semata – mata agar kita beribadah kepada-Nya.

“dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia, kecuali agar mereka beribadah kepada – Ku”
(QS. Adz-Dzariyat : 56)

Dalam surah Adz – Dzariyat : 56 tersebut, Allah memiliki makna bahwa setiap kehidupan kita, tindak tanduk kita, rezeki yang kita dapat itu ya tujuannya sebagai fasilitas kita untuk beribadah kepada – Nya. Beribadah itu bukan hanya shalat, tetapi setiap kebaikan yang kita lakukan dengan niat karena Allah adalah ibadah. Jadi, rezeki yang sudah kita dapatkan agar kita bisa beribadah dengan Allah adalah dengan cara memberikan bantuan kepada orang lain yang sedang kesusahan. Kalau kita sudah berusaha terus, tetapi kok gagal terus ya, kita perlu mempertanyakan dan intropeksi diri apakah cara kita untuk mendapatkan rezeki halal atau haram, apakah rezeki yang kita dapatkan adalah hasil dari mengambil hak orang lain atau tidak?. Namun, apabila rezeki kita sudah halal, tetapi usaha kita masih gagal saja, kita juga perlu intropeksi diri, rezeki yang sudah kita dapatkan sebelumnya dipakai untuk apa?, apakah hanya untuk memuaskan keinginan dan kesenangan kita saja. sehingga kita tidak pernah memberi makan orang miskin, dan anak yatim?. Sudahkah kita bersedekah?.

ME_252_Contribution

Apabila misalnya kita sudah terlanjur bangkrut, dan berkata tidak memiliki cukup uang untuk berinfak dan bersedekah, lalu bagaimana caranya agar kita tetap bisa beribadah?, caranya adalah dengan membantu kesulitan orang lain dengan keahlian yang kita punya atau network yang kita miliki. Lalu apabila kita tidak memiliki keahlian dan network, bagaimana cara kita agar tetap beribadah? Caranya dengan mendo’akan orang – orang sekeliling kita secara diam – diam.

Saudaraku, kita harus semangat menjemput rezeki. Kita harus memiliki kaki untuk berpijak sendiri agar kuda – kuda kita untuk membantu orang lain itu kuat. Mari kita niatkan setiap hal yang kita lakukan semata – mata hanya ingin mendekatkan diri dan beribadah kepada Allah.

“mulai sekarang, saya ingin berusaha dan bekerja dengan baik agar hasilnya bisa saya gunakan untuk membantu orang lain.”

“mulai sekarang, saya ingin memperluas wawasan saya, agar wawasan yang saya dapatkan untuk bisa membuka wawasan untuk orang lain.”

“mulai sekarang, saya ingin membuka lapangan pekerjaan, agar saya bisa memperkerjakan orang lain dan membebaskan orang lain dari rantai kemiskinan.”

Saudaraku, kita (saya dan kamu) harus semangat untuk menjemput rezeki, apabila kita malas kita sulit untuk membantu orang lain. Dan mencari rezeki yang halal agar hidup kita selalu berkah. Aamiin.

Allah sudah berjanji apabila kita menafkahkan harta kita, maka Allah akan menggantinya, jadi kita tidak perlu takut miskin kalau harta kita, kita sedekahkan untuk orang lain. Bahkan Allah akan menggantinya dengan berlipat ganda dalam surah Al – Baqarah : 261.

“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir: seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” ( Al Baqarah 261)

Berlipat ganda karena apa?. Ibarat kita dikasih mobil sama orang tua kita agar kita lebih mudah untuk akses ke kampusnya, terus benar – benar mobil tersebut kita gunakan untuk kuliah (tidak ada absen sedikitpun) sehingga kita mendapatkan nilai yang baik. Kira kira orang tua kita seneng gak? (mamah kita : “pah mobil yang kita kasih benar – benar membawa manfaat untuk anak kita, tidak salah kita belikan mobil untuk anak kita ya pah”). Tetapi kalau mobil tersebut misalnya kita pakai bukan untuk ke kampus, tetapi untuk dugem. Terus orang tua kita mengetahui apa yang kita kerjakan. Kira – kira bagaimana reaksi orang tua kita? (mamah kita : “astagfirullah pah, kita salah kasih mobil ke anak kita, anak kita jadi suka pulang pagi dengan bau alkohol”). Sama seperti Allah ya, Dia sudah memberikan kita rezeki, tetapi rezeki malah buat kita sombong, lupa sama Allah, dan gak mau membantu sesama (beribadah kepada Allah), kira kira bagaimana reaksi Allah ?. Ingat kawan, disetiap harta yang kita miliki, terdapat 2 % dari hartanya anak yatim. Jadi sedekah adalah kewajiban dan kebutuhan kita sebagai hamba Allah. So, yuuk mari kita bersedekah.

“Katakanlah: ‘Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya)’. Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dialah Pemberi rezki yang sebaik-baiknya.” (Saba 34:39)

Sekian tulisan saya hari ini, semoga bisa bermanfaat bagi yang membacanya, dan bisa saling mengingatkan serta mendekatkan diri kepada Allah. Semoga dengan membaca, menuliskan, dan membagi kepada orang lain dapat lebih melekat setiap kandungan – kandungan makna dan inti dari setiap surah yang kita baca sehingga kita mampu menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Aaamiin.

Keutamaan Menyegerakan Shalat

Hayoo, sudah gak sabar kan apa sih tips biar rezekinya cepat, dan segala urusannya menjadi mudah..

mari baca tulisan singkat ini ya dengan seriusss… hehehe

Teruntuk untuk saudara – saudaraku semuslim dan terutama untuk diriku sendiri,

Tulisan singkat ini untuk mengingatkan saya sendiri dan juga saudara semuslim untuk tidak lagi meninggalkan shalat wajib dan melalaikannya. Semoga dari tulisan ini, kita semua mendapatkan hidayah, diberikan keberkahan dalam hidup, kebagusan dalam segala urusan, dan rezeki yang baik.

Saudaraku semuslim, bagaimanakah hubungan teman – teman dengan Tuhan pencipta kalian? Bagaimanakah kualitas shalat yang diwajibkan oleh Tuhan pencipta kalian? Apakah diantara dari kita semua masih meninggalkan shalat dengan sengaja dan menunda – nunda shalat apabila adzan berkumandang?

Saudaraku semuslim, marilah kita mulai memberbaiki shalat lima waktu kita dan bertakwa kepada Allah karena sesungguhnya shalat adalah tiang agama. Shalat adalah bentuk keimanan dan rasa syukur kita kepada Allah, bentuk permohonan kita untuk diberikan petunjuk dan keselamatan di dunia maupun di akhirat. Marilah kita resapi secara mendalam arti dari salah satu surat yang dibacakan berkali – kali setiap shalat, yaitu Al – Fatihah dapat diartikan sebagai berikut.

  1. Bismillaahir rahmaanir rahiim (Dengan nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang) – Allah memiliki 99 nama asma’ul husnah, salah satunya adalah Dia Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Baik banget kan ya Tuhan kita?.
  2. Alhamdu lillaahi rabbil aalamiin (Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam) – ayat ini menunjukan bahwa setiap hamba yang membacanya sedang memuji dan bersyukur kepada Allah, tuhan pemilik seluruh alam. Seorang hamba yang harus bersyukur karena sudah diberikan banyak kenikmatan oleh tuhan pemilik seluruh alam. Coba apa teman- teman bisa menghitungnya berapa banyak kenikamatan yang telah diberikan oleh Allah ?. nikmat sehat dulu deh, nikmat bisa sekolah, nikmat bisa kuliah, nikmat kehidupan (udah dikasih udara sama Allah, coba kalau Allah menghentikan udara yang Dia punya?), nikmat pekerjaan yang baik, rezeki yang cukup, hayoo coba seorang hamba gak akan bisa menghitungnya karena sudah banyak banget yang dikasih. Jadi kawan, mulai sekarang segeralah untuk mendahulukan shalat terlebih dahulu apabila panggilan Adzan telah datang karena Allah kita itu Maha Pengasih, Maha Penyayang, Maha Kaya, dan Maha Pemberi Rezeki Terbaik. Yang memberi kita rezeki macam – macam itu Allah dengan berbagai skenarionya. Maka dari itu, pada saat Dia (pemberi rezeki terbaik) sedang memanggil kita, sebaiknya kita hentikan terlebih dahulu segala macam pekerjaan dan langsung menghadap sang Bos (pemberi rezeki terbaik) lalu melanjutkan kembali pekerjaan kita. Gak mau kan rezeki kita ditarik sama yang Maha pemberi rezeki karena kita yang tidak mau bersyukur? Dia itu yang Maha pemberi rezeki kawan, begitu mudah Dia kasih kemudahan bagi yang Dia kehendaki, dan begitu mudah bagi Dia kasih kesulitan bagi yang Dia kehendaki. Coba misalnya diantara kita suka menunda – nunda shalat, missal, “nanti deh kerjaan masih nanggung nih, nanti aja deh shalatnya ashar masih panjang” misalnya.. bisa aja dong Allah bales kelakuan kita buat kasih rezeki ke kita. Coba bayangin kalo Allah bales gimana coba,”nanti aja deh kasih rezeki pitria, nanti aja deh kasih kemudahan sama si pitria.” Hayooo mau gak digituin?, so kawan, marilah kita segera melaksanakan shalat agar hidup penuh berkah. Allah senantiasa akan mendahulukan hak – hak kita kalau kita mendahulukan hak – hak Allah.
  3. Arrahmaanir rahiim (yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang) – kita sedang beryukur dan memuji muji atas nikmat yang telah diberikan. Wong udah dikasih macem – macem musti berterima kasih dong. Sama manusia bisa kok sama Penciptanya sendiri ditunda – tunda.
  4. Maaliki yaumiddiin (pemilik hari pembalasan) – hari pembalasan yaitu hari waktu manusia menerima pembalasan amal – amalnya, baik atau buruk.
  5. Iyyaa ka na’ buduwa iyyaa kanas ta iin (hanya kepadalah engkau lah kami menyembah dan hanya kepada engkaulah kami mohon pertolongan).
  6. Ihdi naassirhoo tal mus takiim (tunjukilah kami jalan yang lurus) – jalan yang lurus yaitu jalan yang benar, yang dapat membuat bahagia di dunia maupun di akhirat.
  7. Sirhootallaziim na an’am taalaihim ghoiril mag’du bialahim waladhaaliin (yaitu orang – orang yang engkau beri nikmat kepadanya; bukan jalan yang mereka murkai dan bukan pula jalan mereka yang sesat).

 

Saudaraku semuslim coba deh diresapi bener – bener di resapi makna inti dari salah satu surah ini. Berkali – kali kita baca pada saat shalat berarti kita sedang bersyukur kepada Allah dan sedang meminta pentunjuk agar diberikan kenikmatan didunia maupun di akhirat. Bagi yang suka tunda tunda, yuk pada saat adzan berkumandang, kita langsung bersegera menjalankan kewajiban kita sebagai hamba Allah. Jangan ditunda-tunda lagi ya, gak mau kan rezeki kita ditunda – tunda sama yang Maha Pemberi Rezeki Terbaik?. Shalat itu bagian dari rukun islam. Orang yang sudah menyatakan diri masuk islam, sudah berkewajiban melaksanakan shalat. Ibarat kita masuk ke sebuah organisasi, ya kita harus komit kan?. Sama seperti kepercayaan. Kita menyatakan diri masuk Islam, shalat adalah kewajiban kita sebagi bentuk rasa syukur dan doa untuk diberikan petunjuk menuju kenikmatan.

Dalam surah Al Ma’un (1-7) menegaskan beberapa sifat yang dipandang sebagai mendustakan agama, yaitu :

  • Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama?
  • Maka itulah orang yang menghardik anak yatim,
  • dan tidak mendorong memberi makan orang miskin
  • Maka celakah orang yang shalat,
  • (yaitu) orang yang lalai terhadap shalatnya,
  • yang berbuat ria,
  • dan enggan (memberikan) bantuan.

 

Celakah orang yang lalai terhadap shalatnya maksudnya orang yang tidak menghargai waktu – waktu shalat dan pelaksanaannya. So, bagi yang shalatnya masih bolong – bolong dan masih suka nunda – nunda shalat. Yukkk mariii kita saling mengingatkan untuk menyegerakan waktu shalat, biar sang Pemberi Rezeki Terbaik dan sang Maha Kaya senantiasa selalu melapangkan rezeki kita. terus kalau sudah dikasih rezeki, jangan lupa ya membantu orang seperti di surah Al Ma’un tadi ayat (2,3, dan 7), kita harus memberikan bantuan kepada orang miskin, anak yatim, dan orang orang yang sedang dalam kesusahan. dan setelah kita memberikan bantuan, jangan menyakiti orang yang diberikan bantuan dengan kata – kata,”kalau tidak karena saya… kalau tidak karena sayaa.. kamu tidak akan…” stop kawan, jangan seperti itu karena kata – kata itu terlalu sombong kalau kita ucapkan. Allah bisa saja langsung cabut rezeki kita dengan mudah loh kalo kita seperti itu. orang – orang itu mendapatkan bantuan dari kita karena memang Allah menetapkan kita sebagai perantara rezeki mereka. yang kasih rezeki tetap Allah bukan kita. jadi kita harus mawas diri dengan kalimat kalimat seperti itu. ingat kawan, antara doa orang dizhalimi itu dijabah. jangan sampai menolong orang lain buat diri kita menyakiti orang lain. 

Akhir kata tulisan singkat ini saya akhiri dengan mengucap Alhamdulillah…. Mohon maaf apabila terdapat kata – kata yang menyinggung hati dan perasaan. Tulisan ini diperuntukan untuk menasehati diri saya sendiri dan semoga dapat bermanfaat bagi yang membacanya. Aamiin.

Asal Muasal Nama Soekarno

Oleh : Fitria Helmanila

images

Liburan kemarin saya disuruh mamah saya untuk membereskan buku-buku kuliah papah saya, Banyak sekali buku-buku hukum papah saya. Saya lihat satu per satu, saya susun, dan pandangan saya tertuju kepada satu buku lama yang masih menggunakan ejaan lama. Buku itu adalah buku otobiografi Bung Karno karangan Cindy Adams, sampul depan buku tersebut berwarna merah, dan terdapat opini dari Howard P. Jones yang merupakan bekas Dubes Amerika Serikat dan The Virginia Kirkus Service di sampul belakang buku tersebut.

images

Judul dari buku tersebut adalah “BUNG KARNO PENYAMBUNG LIDAH BANGSA INDONESIA”. Saya rasa Cindy Adams memikirkan masak-masak ketika menentukan judul yang tepat untuk otobiografi yang ia buat. Karena saya pikir, Bung Karno lah orang yang benar-benar sebagai penyambung lidah Bangsa Indonesia. Dari Indonesia dijajah sampai kepada gerbong kemerdekaan.

Buku tersebut mengisahkan perjuangan seorang Bung Karno dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Di dalam buku ini, Soekarno adalah anak dari seorang ibu kelahiran Bali dari kasta Brahmana, ibu Soekarno merupakan keturunan bangsawan, Radja Singaraja. Sedangkan Bapak Soekarno berasal dari Djawa dan berasal dari keturunan Sultan Kediri. Nama lengkapnya Raden Sukemi Sosrodiharjo.

images

Soekarno kecil bernama Kusno, Kusno tidak seperti sosok pemimpin seperti Presiden Soekarno yang hebat yang kita kenal, namun sebaliknya. Kusno terlahir sebagai seorang yang penyakitan. Bapak Soekarno menganggap nama Kusno tidak cocok untuk seorang Soekarno kecil, maka Bapak Soekarno mengganti nama Kusno menjadi Karna. Nama Karna itu sendiri berasal dari salah-seorang pahlawan terbesar dalam cerita Mahabrata. Bapak Soekarno adalah seorang yang sangat gandrung pada Mahabrata. Seperti dikisahkan Mahabrata, ada seorang puteri cantik sedang bermain di dalam taman. Puteri tersebut terlihat oleh Surya Dewa Matahari. Batara Surja hendak bercinta-cinta dengan puteri itu, oleh sebab itu dia memeluk dan membujuknya dengan keberahian dan cahaya panasnya. Dengan kekuatan sinar cintanya, puteri itu pun mengandung sekalipun masih perawan. Sudah tentu perbuatan Dewa Matahari terhadap perawan yang masih suci itu diluar peri-kemanusiaan dan menimbulkan persoalan besar baginya. Bagaimana caranya mengeluarkan bayi tanpa merusak tanda keperawanan puteri itu. Dia tidak berani memetik gadis itu dengan memberikan kelahiran secara biasa. Akhirnya, Bayi itu dilahirkan melalui telinga sang puteri. Karena itu, pahlawan Mahabrata itu dinamai Karna atau ‘telinga’. Bapak Soekarno berharap agar Soekarno menjadi seorang patriot, pahlawan besar bagi rakyatnya, dan menjadi Karna kedua. Dalam bahasa Jawa huruf A menjadi O. Awalan “Su” pada kebanyakan nama berarti baik, paling baik. Jadi nama Sukarno berarti pahlawan yang paling baik.

Cokroaminoto_1

Soekarno belajar berpolitik berawal ketika ia sempat tinggal bersama keluarga Tjokroaminoto. Tjokroaminoto adalah ketua sarekat islam pada masanya. Kediaman Bapak Tjokroaminoto sering dijadikan tempat berkumpul oleh anggota serikat islam. Disana sering terjadi diskusi politik untuk mmencari jalan memerdekakan Indonesia. Soekarno sering mendengar percakapan mereka, dan bertanya tentang keadaan Indonesia yang sebenarnya. Dari situlah semangat nasionalisme Soekarno mulai tumbuh dan ingin mengantarkan Indonesia kepada gerbong kemerdekaan. Masa muda Soekarno dihabiskan dengan membaca buku dan sempat bermain-main. Semakin banyak ia membaca buku, semakin ia mengetahui tentang politik di Indonesia, dan semakin kuat pula semangat nasionalis Soekarno. Setelah ia mempelajari dan mencari semua ideologi-ideologi. Soekarno merasa bahwa jalan pikir Soekarno dengan Bapak Tjokroaminoto tidak selaras. Menurutnya konsep ideologi dari Bapak Tjokroaminoto semakin sempit. Pandangannya tentang kemerdekaan untuk tanah air semata-mata ditinjau melalui lensa mikroskop dari Agama Islam.

feodalisme perkebunan

Soekarno juga tidak setuju dengan konsep feodalisme, menurutnya, Feodalisme adalah kepunyaan masa lalu yang sudah terkubur dalam-dalam, Feodalisme bukan kepunyaan masa depan. Walaupun ia adalah keturunan ningrat, tetapi ia berjiwa sosialis. Dia mengerti agama, tetapi tidak membeda-bedakan agama yang satu dengan agama yang lain. Dari situ terjalin yang namanya Bhineka Tunggal Ika. Dia juga tidak ingin disebut dengan nama Raden Soekarno, tetapi dia senang disebut dengan Bung Karno. Memang benar Soekarno keturunan ningrat, tetapi dia tetap sebagai seorang cucu petani, yang masa hidupnya tidak diisi dengan kesenangan.
Setelah saya membaca buku otobiografi ini, terkadang ada pemikiran Soekarno yang kurang sependapat dengan saya, tetapi disini, saya menulis sisi positif dan unik dari penggambaran sosok Soekarno. Saya mengakui bahwa Soekarno adalah sosok yang cerdas, penggabungan seni dan ilmu pasti menggambarkan sosok yang ada padanya. Gaya kepemimpinan yang hebat, orator yang mampu membakar semangat rakyat Indonesia, baginya masa penjajahan Belanda adalah bagaikan Gunung Kelud, mengapa gunung bisa meledak, hal itu karena terjadi penyumbatan larva yang ingin keluar di lereng gunung. Begitu juga dengan sosok Indonesia pada zaman Belanda, tidak ada tempat untuk keluar dari masa penjajahan, sehingga sebentar lagi rakyat Indonesia akan bersatu dan meledak.

kemiskinan

Pada zaman sekarang, rakyat Indonesia sedang mencari jalan untuk keluar dari masalah kemiskinan, kebodohan, korupsi yang tidak ada habisnya. Jika pemerintah tidak dapat mengatasi semua itu, maka tidak diragukan, rakyat Indonesia akan menjadi Gunung Kelud yang akan meledak pada saat tidak ada lagi saluran untuk mengeluarkan larva.

Inilah uraian singkat, dalam buku otobiografi Soekarno karangan Cindy Adams. Banyak sekali penggamabaran sosok Sokarno. Dalam blog ini, saya hanya menuliskan sedikit dari keseluruhan buku yang dikarang oleh Cindy Adams. Okey, sekian tulisan saya hari ini, semoga bermanfaat, and youu guys bisa tahu cerita soal Bung Karno. selamat siang menjelang sore guyssss !!!

Semakin Besar Saja Kantung Mata Bapak SBY

Sulitnya memimpin negara membuat kantung mata Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono semakin besar saja… Berikut kita lihat foto-foto SBY setelah menjabat sebagai presiden. cekidot guys…Mari kita lihat kantung matanya😀

Sidak-SBY_Tangerang

images (6)

images (6)

images (7)

ruhut-pak-sby-bilang-aku-harus-datang-ke-silatnas

sby1

77d5a__1Wzo3OmV9c

images (8)

20120827114311579

images (9)

presiden-sby-pak-sudomo-putra-terbaik-bangsa

presiden-sby-senyum

167842

wow, besar sekali ya kantung mata pak SBY, masa depan rakyat ada dipundaknya, tanggung jawab atas wilayah tanah air. Dari raut muka pak SBY, sepertinya pak SBY letih sekali menyelesaikan permasalahan di Indonesia yang sangat kompleks. Sabar pak SBY, semangat paak !!

Program KB Sebagai Upaya dalam Menekan Tingginya Fertilisasi di Indonesia

Oleh : Fitria Helmanila

kb2

Bertambahnya penduduk Indonesia dari tahun ke tahun merupakan awal permasalahan bagi Indonesia apabila sumber daya manusia yang membludak itu tidak didukung dengan pendidikan, lapangan pekerjaan, dan kehidupan yang layak. Pertambahan penduduk disebabkan karena angka fertilisasi yang tinggi. Masyarakat kalangan bawah cenderung memiliki anak lebih dari tiga. Anggapan tersebut bukan hanya sebuah isapan jempol, tetapi anggapan tersebut merupakan hasil riset dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) pada sejumlah provinsi.

Menurut saya, Berbagai upaya yang dilakukan oleh pemerintah belum sepenuhnya tepat kepada sasaran yang ingin di tuju. Ketidaktepatan sasaran tersebut disebabkan karena…

1. Banyak Anak Banyak Rezeki

banyak anak banyak rezeki

Masyarakat miskin masih beranggapan bahwa anak merupakan sebuah investasi, bahkan orang dahulu menyebutkan,”banyak anak banyak rezeki”. Mereka beranggapan seorang anak mampu membantu perekonomian keluarga dengan menjadi tenaga kerja, atau membantu profesi orang tuanya sehingga salah satu program KB pemerintah belum juga mampu mengatasi permasalahan angka fertilisasi yang tinggi di Indonesia.

2. Kurangnya pemahaman mengenai program keluarga berencana

book

Kurangnya pemahaman mengenai program keluarga berencana yang dibuat oleh pemerintah. Ketidakpahaman tersebut bisa jadi karena tingkat pendidikan yang rendah. Masyarakat yang berada pada garis kemiskinan cenderung takut akan biaya dan alat yang digunakan oleh program keluarga berencana.

3. Satu-satunya hiburan masyarakat miskin

hiburan

Mari kita bandingkan masyarakat kalangan atas dengan masyarakat kalangan bawah. Masyarakat kalangan atas memiliki berbagai hiburan untuk mendapatkan kesenangan, hal ini karena mereka didukung dengan perekenomian yang kuat. Kalau bosan mereka bisa nonton film di bioskop bersama istri, traveling, nonton tv bersama keluarga, ditambah bermunculan teknologi informasi yang berkembang pesat, ipad, iphone, bb, dll. Masyarakat kalangan atas memiliki banyak pilihan untuk memuaskan keinginan dan kesenangannya. Namun, berbeda dengan keluarga masyarakat yang berada pada garis kemiskinan, jangankan untuk nonton tv, nonton bioskop, atau traveling, dll. Untuk makan pun mereka sulit. Sehingga melakukan hubungan suami istri dengan pasangannya adalah sebuah hiburan bagi mereka, karena memang mereka tidak memiliki opsi untuk mendapatkan kesenangan.

Pertambahan penduduk berdampak kepada kemiskinan jika penduduk yang bertambah tersebut tidak didukung dengan pendidikan yang tinggi, pengenalan teknologi dan bahasa, lapangan pekerjaan yang memadai, dan kehidupan yang layak. Kemiskinan di Indonesia yang tidak merata dan kurangnya pembangunan infrastruktur berdampak kepada ketidak stabilan sistem ketatanegaraan. Tak pelak lagi, perlu adanya evaluasi dan pengembangan program yang dibuat pemerintah. Namun, tidak semata-mata dirubah total secara keseluruhan, hanya dikembangkan saja, karena pada dasarnya ide dan program yang dibuat pemerintah sudah sangat baik, hanya kurang kepada pemerataan dan pengembangan yang menyeluruh. Mungkin saja di setiap daerah dibuat tempat rekreasi gratis sehingga kalangan bawah memiliki berbagai hiburan, tidak lagi hanya memiliki satu opsi untuk mendapatkan kesenangan, sosialisasi program KB dengan gencar, ditambah pemerataan pendidikan daerah-daerah miskin, pembangunan infrastruktur yang merata, dll. Tidak hanya dipulau jawa, tetapi juga di pulau-pulau yang lain yang penduduknya masih berada pada garis kemiskinan.

Memaknai Lagu Kolam Susu

Oleh : Fitria Helmanila

Bukan lautan hanya kolam susu
Kail dan jalan cukup menghidupimu
Tiada badai tiada topan kau temui
Ikan dan udang menghampiri dirimu

Bukan lautan hanya kolam susu
Kail dan jala cukup menghidupimu
Tiada badai topan kau temui
Ikan dan udang menghampiri dirimu

Orang bilang tanah kita tanah surga
Tongkat kayu dan batu jadi tanaman
Orang bilang tanah kita tanah surga
Tongkat kayu dan batu jadi tanaman

Lagu kolam susu ini dinyanyikan oleh grup musik yang sukses di tahun 60 dan 70 an. Lagu kolam susu ini yang pernah merajai industri musik dirilis pada tahun 1973, dan di album volume 8.

Berawal dari Koes Bersaudara yang merupakan grup musik asal Indonesia. Beranggotakan John Koeswoyo, Tonny Koeswoyo, Yon Koeswoyo, Yok Koeswoyo, Nomo Koeswoyo. Tahun 1960 merupakan tahun dimana Koes Bersaudara mulai berjuang mengadu kelihaiannya dalam bermusik. Namun karena sebab John keluar dari grup musik Koes Bersaudara, maka digantikanlah murry pada tahun 1969. Koes Bersaudara berubah nama menjadi Koes Plus, nama plus diartikan sebagai plus murry (orang lain selain John).

Lagu kolam susu yang dinyanyikan dengan suara lembut dan dari hati ini menggambarkan tentang kekaguman band koes plus terhadap tanah air Indonesia yang kaya akan sumber daya alam yang melimpah ruah. Bahkan saya melihat lirik “Bukan lautan hanya kolam susu” menggambarkan seakan lautan di tanah air ini adalah susu yang menyegarkan, sumber stamina dalam melakukan aktivitas. Sumber stamina disini maksudnya, bahwa di lautan yang luas merupakan sumber aktivitas masyarakan Indonesia untuk bertahan hidup. Kalau diolah akan menjadi barang yang bernilai tinggi. Kalau dirawat akan tetap terjada kelestariaannya.

Lirik “tiada badai tiada topan kau temui, ikan dan udang menghampiri dirimu” seakan menggambarkan bagaiman kaya dan bersahabatnya alam kita, sampai-sampai ikan dan udang menghampiri kita. Hanya dengan kail dan jala cukup menghidupi kita. Bagaimana saktinya tanah air ini. Bahkan saking suburnya, hanya sebuah tongkat mampu menjadi tanaman.

Sangat luar biasa sekali tanah air kita dibenak sang grup musik fenomenal ini, Koes Plus. Namun, grup musik ini tidak semata-mata hanya berangan-angan. Memang benar betapa kayanya alam kita, begitu banyak tambang emas, tambang minyak, tembaga, air, sungai, perkebunan, pertanian, kesuburan tanahnya. Hanya dengan sedikit saja kita berkeringat, kita tidak perlu takut kelaparan.

Tapi apalah sumber daya alam jika tidak didukung dengan sumber daya manusia yang berkualitas, dan aparatur negara yang memiliki kecerdasan moral. Mengapa tanah air yang kaya ini yang didendangkan oleh grup musik plus, pada kenyataannya kaya namun miskin, kaya.. ya memang alam kita kaya, namun kenapa kemiskinan masih tidak merata di negara ini, pembangunan tidak merata, waktu indonesia bagian barat saja yang merasakan pembangunan, namun waktu indonesia bagian timur belum merasakan pembangunan. Masih banyak terdengar penyakit yang merebak, masih banyak masyarakat yang haus dengan pendidikan, mengganggap sekolah merupakan barang mewah, dan hal yang menyedihkan pula masih banyak tangisan masyarakat kelaparan padahal di lagu koes plus, ikan dan udang saja menghampiri dirimu, kenapa masyarakat Indonesia masih kelaparan?.